Pada Sabtu, 10 Maret 2012 yang lalu, Solo Online Community (SONIC) mengadakan meeting di Taman Balekambang, Surakarta untuk membahas "H...
Pada Sabtu, 10 Maret 2012 yang lalu, Solo Online Community (SONIC) mengadakan meeting di Taman Balekambang, Surakarta untuk membahas "How to Fix Our Internet Connection" dan menggunakan wi-fi yang tersedia disana. Pagi yang cerah dan udara yang segar membuat suasana meeting SONIC menjadi rileks.
Pembicaraan dimulai dari hardware yang dapat membantu mempercepat koneksi internet. "Ada berbagai cara untuk mempercepat koneksi internet dengan modem kita. Salah satu yang mudah adalah modem kita dililitkan sendok, dan bagian sendok yang buat kita makan dijadikan antena-nya," ujar Silvester Surya, General Secretary sekaligus Chief Information Officer SONIC. Ia menambahkan, peningkatan efeknya berkisar antara 60-80%. Bahkan sang pencipta ide brilian tersebut mendapat rekor MURI sebagai "Antena Penguat Sinyal 3G Terunik dan Termurah". "Itu juga bisa dipakai pada modem CDMA," ujarnya.
Selain itu, bisa juga menggunakan wajan bolic. "Wajan bolic digunakan bila rumah kita dekat dengan pemancar sinyal wi-fi, seperti sekolah, universitas, kantor dinas, dll," ujar Wibisono Adhi, Chief Human Resources Officer SONIC. Namun ujarnya, pembuatan wajan bolic terbilang susah, karena harus memperhitungkan jarak antara antena dan pusat pemancar serta diameter wajan.
Selain menambahkan hardware, untuk mempercepat koneksi internet juga bisa diinstal software yang mendukung atau mengganti peraturan/setting dalam OS kita. "Bisa saja kita ubah DNS nya, atau mengubah system di Windows. Selain itu kita juga bisa mengubah setting di browser itu sendiri," ujar Ardhy Yuliawan, Chief Administration Officer SONIC. Banyak sekali software yang dapat mempercepat koneksi internet yang dibahas di meeting SONIC lalu.
Dan terakhir mengenai sinyal wi-fi. Sinyal wi-fi di Taman Balekambang bisa dikatakan cukup. Tim SONIC telah mengitari dari sudut satu ke sudut yang lainnya, hasilnya sinyal wi-fi tersedia. Kecuali dipelataran kantor Taman Balekambang. Selain itu, kecepatan koneksi di Balekambang terlalu kecil untuk dijamah publik. Bila hotspot-nya digunakan banyak orang, ditakutkan bakal tak bisa diakses. "Kami akan melaporkan hal ini ke Dishubkominfo Surakarta dan juga Pengurus Taman Balekambang. Selain masalah hotspot, kami juga akan usul mengenai penambahan kanopi, colokan listrik, dan kursi yang terdapat di Balekambang," ujar *Dilarang Menggunakan kata-kata Kasar* N. Wakhid, CEO SONIC.
Pembicaraan dimulai dari hardware yang dapat membantu mempercepat koneksi internet. "Ada berbagai cara untuk mempercepat koneksi internet dengan modem kita. Salah satu yang mudah adalah modem kita dililitkan sendok, dan bagian sendok yang buat kita makan dijadikan antena-nya," ujar Silvester Surya, General Secretary sekaligus Chief Information Officer SONIC. Ia menambahkan, peningkatan efeknya berkisar antara 60-80%. Bahkan sang pencipta ide brilian tersebut mendapat rekor MURI sebagai "Antena Penguat Sinyal 3G Terunik dan Termurah". "Itu juga bisa dipakai pada modem CDMA," ujarnya.
Selain itu, bisa juga menggunakan wajan bolic. "Wajan bolic digunakan bila rumah kita dekat dengan pemancar sinyal wi-fi, seperti sekolah, universitas, kantor dinas, dll," ujar Wibisono Adhi, Chief Human Resources Officer SONIC. Namun ujarnya, pembuatan wajan bolic terbilang susah, karena harus memperhitungkan jarak antara antena dan pusat pemancar serta diameter wajan.
Selain menambahkan hardware, untuk mempercepat koneksi internet juga bisa diinstal software yang mendukung atau mengganti peraturan/setting dalam OS kita. "Bisa saja kita ubah DNS nya, atau mengubah system di Windows. Selain itu kita juga bisa mengubah setting di browser itu sendiri," ujar Ardhy Yuliawan, Chief Administration Officer SONIC. Banyak sekali software yang dapat mempercepat koneksi internet yang dibahas di meeting SONIC lalu.
Dan terakhir mengenai sinyal wi-fi. Sinyal wi-fi di Taman Balekambang bisa dikatakan cukup. Tim SONIC telah mengitari dari sudut satu ke sudut yang lainnya, hasilnya sinyal wi-fi tersedia. Kecuali dipelataran kantor Taman Balekambang. Selain itu, kecepatan koneksi di Balekambang terlalu kecil untuk dijamah publik. Bila hotspot-nya digunakan banyak orang, ditakutkan bakal tak bisa diakses. "Kami akan melaporkan hal ini ke Dishubkominfo Surakarta dan juga Pengurus Taman Balekambang. Selain masalah hotspot, kami juga akan usul mengenai penambahan kanopi, colokan listrik, dan kursi yang terdapat di Balekambang," ujar *Dilarang Menggunakan kata-kata Kasar* N. Wakhid, CEO SONIC.